PKS Optimistis Berpeluang Besar di Pemilu 2014

pks

JAKARTA – Partai berbasis Islam saat ini menjadi perbincangan publik lantaran keberadaanya diprediksi akan melorot pada pertarungan politik di 2014 mendatang. Hal tersebut mendapat tanggapan dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra. Menurutnya, PKS tetap optimistis masih berpeluang besar pada Pemilu 2014.

“Mayoritas penduduk Indonesia muslim dan banyak diantara mereka sangat erat pautan hatinya dengan nilai Islam yang dianutnya, sehingga peluang partai Islam untuk dipilih tetap besar,” ujarnya saat dihubungi oleh Okezone, Minggu (21/10/2012) malam.

Namun, anggota Komisi III DPR itu menegaskan, agar mendapat simpati masyarakat partai politik berbasis Islam harus berbenah dan meningkatkan kinerjanya.

Indra menilai, PKS pada pemilu 2004 dan 2009 lalu suaranya tetap dan terus naik. Padahal banyak pengamat yang memprediksi partai Islam tidak mendapat tempat di masyarakat.

“Selain itu kepercayaan diri PKS didasarkan pada pola kaderisasi yang kuat dan profesionalitas kader dan pemimpin di PKS. PKS tidak bergantung pada figur. Dan jangan lupa hasil survei-surveiĀ  kemarin kan rata-rata sekitar 40-50 persen belum menentukan pilihan dan itu angka yang besar,” terang Indra.

PKS, sambung dia, telah berhasil memperlihatkan konsistensinya. “Alhamdulillah tidak ada satu pun anggota DPR PKS yang terjerat kasus korupsi. Kalau pun dirilis oleh Dipo Alam ada kader PKS yang diproses hukum, kan yang dia maksud Misbakhun, sedangkan Misbakhun sudah dinyatakan oleh MA tidak bersalah,” paparnya.

Indra mencontohkan pada Pilkada DKI Jakarta yang bisa memenangkan pasangan Jokowi-Basuki, kata dia, yang dinilai figur calon yang sangat dominan menentukan pilihan bukan dari partai pendukungnya.

“Terutama untuk kasus Pilkada kemarin, kemenangan Jokowi bukan semata-mata karena Jokowi, tapi juga dipengaruhi publik rumusnya ‘Pokoknya Tidak Foke’. Warga Jakarta kecewa dengan Foke,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, beberapa partai yang bukan berbasis Islam beberapa kadernya terlibat kasus korupsi. Tentunya ini akan menjadi sebuah penilaian kritis bagi masyarakat.

“Kemungkinan masyarakat yang kritis dan objektif memilih partai yang tidak kena masalah korupsi (seperti PKS) jadi semakin besar peluangnya untuk dipilih oleh mereka,” tutupnya.
(put)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>